Warga Berlarian Di Taman Kota, Ada Apa Ya !! Ini Dia Penjelasan IB 👇👇👇
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Ming, 26 Apr 2026
- visibility 255
- comment 1 komentar

Bpbd Kuningan Gelar Simulasi Bencana
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh setiap tanggal 26 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi dan simulasi di pusat taman kota Kuningan
Acara tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”.
Kepala BPBD Indra Bayu menjelaskan bahwa peringatan tahun ini difokuskan pada upaya preventif melalui optimalisasi edukasi kepada masyarakat kuningan, kegiatan dipusatkan di area Car Free Day (CFD) dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Dinas Lingkungan Hidup (LH), komunitas relawan, hingga masyarakat umum.
Berbeda dengan daerah lain yang mungkin menggelar apel siaga, BPBD kali ini lebih menekankan pada strategi sosialisasi melalui media sosial dan aksi nyata di lapangan. Beberapa poin utama dalam kegiatan tersebut meliputi:
Penyampaian Pesan Mitigasi: Mengedukasi masyarakat bahwa mencegah dan bersiap jauh lebih baik daripada menangani dampak bencana yang sudah terjadi.

Simulasi Peringatan Dini: Penekanan pada pentingnya tanda bahaya, seperti bunyi sirene, kentongan, atau alat peringatan dini lainnya sebagai simbol kesiapsiagaan.
Latihan Evakuasi: Melakukan simulasi evakuasi sederhana untuk memberikan gambaran langkah yang harus diambil saat situasi darurat.
Selain simulasi teknis, BPBD juga mengajak masyarakat melakukan langkah mitigasi bencana yang paling sederhana namun berdampak besar, yaitu aksi plogging atau lari santai sambil memungut sampah.
“Harapannya dengan peringatan HKB ini, masyarakat menjadi lebih waspada (aware) terhadap potensi bencana di sekitar mereka. Langkah nyata seperti menjaga kebersihan lingkungan adalah cara termudah yang bisa kita lakukan bersama,” ujar Kepala BPBD Indra Bayu
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif masyarakat meningkat sehingga risiko dan dampak bencana dapat diminimalisir secara signifikan,Pungkas nya

Hadir Dalam kegiatan tersebut , Rumah Sakit Umum 45, dari LH ,BPBD Satpol PP, Camat Kuningan, Relawan penggiat lingkungan Dll
Bupati Dian Menyampaikan rasa bersyukur hari ini dapat bersilaturahmi dengan teman-teman pemerhati lingkungan, dengan teman-teman yang mencintai olahraga, dengan teman-teman yang mencintai hidup sehat.
Hari ini tanggal 26 kita menyelenggarakan kegiatan Hari Kesiapsiagaan Bencana. Intinya, teman-teman, saudara-saudara, kita harus mengenal bumi kita, harus mengenal rumah kita, di samping itu juga kita harus mengenal lingkungan kita.
Dengan mengenal lingkungan kita, kita harus juga memahami bahwa Kuningan itu punya bentang alam yang indah. Di samping bentang alam yang indah, kita juga punya potensi yang sangat membahayakan, yakni bencana alam,Ujar bupati
Di sebelah selatan longsor, di sebelah timur banjir. Untuk itu, dengan mencintai rumah, mencintai lingkungan, kita juga harus siaga terhadap segala kemungkinan yang ditimbulkan dari bencana. Alam mengajarkan kepada kita
Lamun urang heman ka alam, alam ogé heman ka urang. Lamun urang ngajaga alam, alam ogé bakal ngajaga urang. > (Jika kita sayang pada alam, alam juga sayang kepada kita. Jika kita menjaga alam, alam juga akan menjaga kita),Pesan bupati Dian
Itu prinsip falsafah Sunda yang harus kita jaga dari waktu ke waktu. Hari ini kita memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana. Kita sepakat, membangun itu tidak hanya fisik, membangun itu tidak hanya angka-angka statistik, tapi membangun juga kesiapsiagaan manusia untuk menghadapi segala kemungkinan, termasuk bencana.
Kalau kita lengah, pembangunan yang kita bangun bertahun-tahun akan hancur luluh lantah gara-gara bencana hanya sedetik, karena ketidaksiapan kita,
ketidak siap siagaan kita untuk menghadapi bencana. Untuk itu, momentum ini menyadarkan kita kembali, di tengah bentang alam yang indah, ada juga ancaman alam yang ada di sekeliling kita untuk kita siaga, untuk kita siap. Karena korban itu muncul karena kita tidak siap, karena kita tidak siaga.
Terima kasih BPBD, terima kasih kawan-kawan runners, terima kasih para relawan yang selalu mengingatkan kita menjaga alam, tubuh sehat, dan kita siaga terhadap segala kemungkinan akibat yang ditimbulkan dari bencana.
Saya dari Pemerintah Daerah sebagai Bupati akan men-support segala kegiatan yang menjaga alam, segala kegiatan yang betul-betul meningkatkan kualitas kita untuk menjaga agar korban tidak lebih besar lagi akibat yang ditimbulkan oleh bencana,Tutup bupati.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









It’s fascinating how easily accessible online gaming has become! Seeing platforms like 2JLJL prioritize security & a smooth user experience is key. Thinking about responsible play – check out 2jljl slot download for a regulated environment. It’s about enjoyment and protection, right?
26 April 2026 10:12 pm