Breaking News
light_mode
Beranda » Ekonomi » Dr. Ukas Tanggapi Berbagai Tuduhan || Begini Kata Ukas 👇’

Dr. Ukas Tanggapi Berbagai Tuduhan || Begini Kata Ukas 👇’

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 25 Nov 2025
  • visibility 950
  • comment 4 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Direktur PAM Tirta Kamuning, Dr. Ukas Suharfaputra, memberikan klarifikasi resmi menanggapi berbagai tuduhan dari LSM Frontal terkait dugaan pelanggaran pemasangan pipa di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC) serta tudingan kegagalan kinerja direksi selama dua tahun terakhir. Ukas menegaskan bahwa seluruh tuduhan tersebut tidak berdasar dan telah tercampur antara data, asumsi, dan informasi yang keliru.

Pipa 12 Inci Bukan untuk Remis–Nilem
Dalam penjelasannya, Ukas menegaskan bahwa instalasi pipa untuk sumber Telaga Remis dan Telaga Nilem tetap menggunakan diameter 6 inci, sesuai izin Kementerian LHK melalui IUPA KSDAE Nomor SK.137/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Remis) dan SK.136/KSDAE/SET/KSA.3/4/2019 (Nilem).
Sementara pipa 12 inci yang dipersoalkan LSM, kata Ukas, tidak terkait dengan kedua sumber tersebut.

“Pipa 12 inci itu bagian dari instalasi air baku Sumber Cicerem-1 dan Cicerem-2 yang sumber airnya berada di luar kawasan taman nasional. Pipa tersebut hanya melintas di bahu jalan, tidak merusak keanekaragaman hayati, dan seluruh izinnya dikeluarkan oleh Kementerian PUPR, bukan BTNGC,” tegas Ukas.

Izin Resmi Bukan dari BTNGC
Menjawab tuduhan pemasangan pipa tanpa kerja sama, Ukas menjelaskan bahwa BTNGC hanya memberikan rekomendasi teknis, sementara izin konservasi diterbitkan kementerian teknis sesuai regulasi.
Ia mengungkapkan bahwa pada 26 Februari 2025, PDAM dan BTNGC sudah menggelar rapat resmi membahas rencana kerja sama penguatan fungsi pemasangan pipa, termasuk komitmen inkind seperti bantuan patroli, dukungan sosial, dan pemulihan lingkungan, bukan berupa uang tunai.

Nilai komitmen kerja sama sebesar Rp929 juta/5 tahun, menurut Ukas, bukan beban PDAM, melainkan kewajiban investor PT Tirta Kuning Ayu Sukses. PDAM bahkan telah menyampaikan keberatan atas nilai tersebut karena dinilai terlalu tinggi oleh investor.

Bantahan Soal Kinerja Direksi

Terkait tudingan kegagalan kinerja selama dua tahun, Ukas membeberkan data audit BPKP yang justru menunjukkan peningkatan signifikan sejak dirinya menjabat pada 2022.

Kinerja keuangan PDAM 2021–2024:

Pendapatan naik dari Rp58,46 miliar (2021) menjadi Rp66,53 miliar (2024) → naik 13,8%

Laba meningkat dari Rp5,007 miliar menjadi Rp6,940 miliar → naik 38,61%

PAD meningkat 64,7%

Biaya operasional turun 4,4% (2021–2022)

Skor kinerja BPKP meningkat dari 3,60 menjadi 3,81 (kategori Sehat)

Cakupan layanan juga bertambah dari 52.443 sambungan (2021) menjadi 55.748 sambungan (2024). Untuk ketersediaan air, PDAM menambah debit 66,84 liter/detik dari tiga sumber baru: Cijalatong Cipari, Cibangir, dan Cilukutuk Cileuleuy.

Penurunan PAD pada 2023, menurut Ukas, terjadi akibat perubahan kebijakan pajak nasional melalui UU 7/2021, bukan karena kinerja menurun.

Skema Investasi Justru Untungkan Daerah
Menjawab isu pemerasan investor, Ukas menyebut tuduhan tersebut tidak masuk akal.
Seluruh skema izin dan kerja sama mengacu pada Permen LHK 44/2017 dan Permen P.18/2019, yang menegaskan seluruh biaya ditanggung pemegang izin, bukan PDAM.

Ia menjelaskan bahwa proyek air baku Cicerem–Indramayu senilai Rp200 miliar justru sangat menguntungkan masyarakat Kuningan. Setelah kontrak 15 tahun, seluruh aset jaringan pipa akan menjadi milik PDAM/Pemda Kuningan. Dari skema bagi hasil, 25% pendapatan akan masuk PAD Kuningan.

“Tidak Ada Pipa yang Melanggar Izin”
Ukas menilai tuduhan LSM Frontal mencampuradukkan dua proyek berbeda — Remis–Nilem dan Cicerem — yang memiliki izin dan skema berbeda.

“Kami terbuka, seluruh data ada, dan semua kegiatan kami mengikuti regulasi. Tidak ada satu pun pipa yang melanggar izin, dan tidak ada satu pun kegiatan yang merusak kawasan konservasi,” tegasnya.

Ukas memastikan PDAM siap diverifikasi baik secara hukum maupun teknis dan berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang beredar di publik.(*)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (4)

  • qq88app

    Yo, qq88app! Just tried it out, pretty slick. Found some cool games and the navigation wasn’t a headache. Def worth checking out if you’re looking for something new. Check it out here: qq88app

    Balas23 Desember 2025 12:16 am
  • 11aabet

    11aabet, I’m always on the lookout for new betting sites. Their game selection better be extensive! I get bored easy. 11aabet

    Balas8 Desember 2025 5:47 pm
  • phdream11

    Dice games are so fascinating – the math behind them is incredible! Seeing platforms like phdream11 club focus on data & security for a better user experience is a smart move. KYC processes are essential these days, right? 🤔

    Balas2 Desember 2025 7:25 pm
  • esprunki

    That’s a great point about accessible music creation! Tools like Sprunki Music really lower the barrier to entry – no downloads or hefty specs needed, just pure creative fun on any device. Inspiring stuff!

    Balas28 November 2025 3:47 am

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20260220 163114

    Tudingan Menyudutkan Masyarakat Penyangga ” Mereka Bukan Maling, Tapi Mitra Konservasi dan sudah melalui prosedur” Tegas Asep Papay

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 118
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Kuningan — Polemik pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK), khususnya penyadapan getah pinus di zona tradisional kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), terus bergulir dan memantik perdebatan publik. Di tengah derasnya tudingan ilegal serta stigma “maling” yang dialamatkan kepada warga desa penyangga, fakta di lapangan menunjukkan proses kemitraan konservasi telah berjalan lama dan melalui prosedur […]

  • Img 20250624 114742

    Generasi Muda Citapen Jadi Generasi Masa Depan Bangsa Dan Negara ” Pesan H.Rokhmat Ardiyan., S.,Sos., M.M

    • calendar_month Sel, 24 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 368
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.CITAPEN- Suasana penuh kebahagiaan nampak terlihat bagi masyarakat Desa Citapen, Kecamatan Hantara, ketika memperingati Hari jadinya yang ke 178, Senin (23/06/2025). Peringatan Hari Jadi ini berlangsung di Balai Desa Citapen, warga penuh sesak mengikuti serangkaian acara, Selain potong tumpeng, seni budaya pun di tampil kan Turut hadir dalam peringatan hari jadi desa citapen antara lain […]

  • Img 20250822 173328

    Peduli Dengan Pendidikan Islamiyah,” Yayasan Al’Adni Bangun Ponpes Di Kertwinangun Cidahu

    • calendar_month Jum, 22 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 452
    • 3Komentar

    sabakuninganmews.com.Kuningan – Yayasan Pendidikan Al ‘Adni Kuningan resmi memulai pembangunan Pondok Pesantren Daarud Da’wah Al ‘Adni Ahlusunnah Wal Jamaah dengan peletakan batu pertama di Desa Kertawinangun, Dusun Puhun RT 01/02, Kecamatan Cidahu. Peletakan batu pertama di lakukan oleh kasepuhan kuningan sekaligus penasehat pondok pesantren kami yaitu KH. Manshur yunus Windujanten. Ustadz Abdul Karim selaku pengasuh […]

  • Img 20250611 064114

    Kabar Gembira” Kabupaten Kuningan Di Tunjuk Jadi Tuan Rumah Peringatan HUT Provinsi Jawa Barat

    • calendar_month Sel, 10 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 732
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Kuningan, Jawa Barat — Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menunjuk Kabupaten Kuningan sebagai tuan rumah pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Provinsi Jawa Barat yang ke-80 tahun, yang akan digelar pada tanggal 19/08/2025. Penunjukan ini disambut antusias oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan, masyarakat, serta berbagai elemen daerah. Bupati Kuningan Dr.H.Dian Rachmat Yanuar. M.,Si menyatakan kesiapan penuh menyambut […]

  • Img 20250615 072833

    Kotoran Hewan Jadi Masalah ” Ini Solusi Pemkab Kuningan”

    • calendar_month Ming, 15 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 407
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan mengambil langkah strategis dalam mengatasi persoalan lingkungan akibat limbah kotoran hewan (kohe) sapi. Sabtu (14/6/2025), Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si meninjau langsung operasional pabrik pengolahan kohe menjadi pupuk organik di Desa Cihideunghilir, Kecamatan Cidahu. Kunjungan tersebut didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Peternakan […]

  • Img 20250824 183757

    Pohon Setinggi 13 Meter Tumbang, ” Jalur Ciawigebang–Kuningan Terputus

    • calendar_month Ming, 24 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 309
    • 3Komentar

    sabakuningannews.com – Kuningan, Minggu (24/8/2025) – Hujan deras disertai angin kencang menyebabkan sebuah pohon berukuran sekitar 13 meter tumbang di Jalan Raya Ciputat–Kapandayan, Desa Ciputat, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB tersebut sempat membuat jalur utama Ciawigebang menuju Kuningan Kota terputus total. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. […]

expand_less