Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » “Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

“Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 627
  • comment 12 komentar

sabakuningannews.com.Bandung – Harapan besar yang disematkan pada ajang Seminar dan Competition Tiara Kusuma Jawa Barat 2025 justru berujung kekecewaan. Gelaran yang berlangsung di The Posters Mice, Bandung, pada 27 Agustus lalu, menuai sorotan tajam dari peserta dan pendamping, khususnya dari Kabupaten Kuningan.

Acara yang sejatinya menjadi panggung bergengsi bagi Mojang Jajaka dan Rumaja Alit tingkat Jawa Barat itu, dianggap sarat kepentingan dan jauh dari objektivitas.

Anda Suhanda, Coach sekaligus Manajer AM Entertainment, mengungkapkan banyak orang tua dan peserta kecewa dengan penilaian juri, terutama pada aspek busana dan performa. “Peserta dari Kuningan harus berjuang dengan biaya sendiri, mulai dari kostum, make-up, hingga perjalanan. Namun hasil yang keluar justru tidak sepadan dengan kualitas yang ditampilkan,” tegasnya.

Nada kritik lebih keras datang dari desainer sekaligus MUA, Opah Asep. Ia menilai keputusan juri penuh kejanggalan. Menurutnya, Kuningan telah mengirimkan Moka Alit dan Remaja terbaik 2025 dengan prestasi mumpuni, namun hasilnya kalah dari peserta dengan kualitas yang dinilai jauh di bawah standar.
“Hasil lomba jelas tidak masuk akal. Seolah ajang ini hanya mencari keuntungan, mementingkan kelompok internal, dan memenangkan orang-orang dari lingkaran tertentu saja,” ujarnya pedas.

Kekecewaan semakin dalam ketika keluarga peserta mengetahui bahwa ajang yang awalnya disebut akan dihadiri perwakilan resmi daerah, ternyata justru hanya dipenuhi peserta umum. “Standar lomba jadi turun, bahkan anak-anak juara terlihat bukan yang terbaik,” keluh salah satu orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tiara Kusuma Jabar, Tiara Kusuma Kuningan, maupun Yudys Wedding belum memberikan klarifikasi resmi atas polemik ini. Namun, kekecewaan publik sudah terlanjur meluas, membuat ajang yang seharusnya menjadi simbol prestasi dan kebanggaan malah tercoreng isu ketidakadilan.(Redaksi)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (12)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250709 124040

    PERSIB Respons Strategis Regulasi Baru Pemain Asing Liga 1 2025/2026

    • calendar_month Rab, 9 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 346
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.BANDUNG-(Di Lansir dari website resmi Persib). PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi menetapkan regulasi baru terkait jumlah pemain asing yang dapat didaftarkan klub peserta Liga 1 untuk musim 2025/2026. Dalam putusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT LIB, klub kini diperkenankan mendaftarkan maksimal 11 pemain asing, dengan 8 di antaranya dapat masuk dalam Daftar Susunan […]

  • Img 20250828 104133

    Sunatan Massal dan Pengobatan Gratis, LKKS Kuningan Hadirkan Kebahagiaan untuk Warga

    • calendar_month Kam, 28 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 424
    • 9Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Suasana haru bercampur bahagia menyelimuti kegiatan sunatan massal yang digelar Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Kamis (28/8/2025). Bertempat di Lapangan Parkir Pendopo Kuningan, acara ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-80 Kemerdekaan RI sekaligus Hari Jadi ke-527 Kuningan. Sebanyak 150 anak dari 32 kecamatan menjadi peserta khitanan massal. Usai dikhitan, mereka […]

  • Nasaruddin Umar Imam Besar Masjid Istiqlal 2024

    Sambutan Menteri Agama Peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 221
    • 5Komentar

    sabakuningannews com.JAKARTA- “Umat Rukun dan Sinergi, Indonesia Damai dan Maju” Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Shalom, Om Swastiastu, Namo Buddhaya, Wei De Dong Tian. Puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Atas berkat dan limpahan rahmat-Nya, pada hari yang berbahagia ini kita dapat mengikuti Upacara Peringatan Hari Amal Bakti ke-80 Kementerian Agama dalam […]

  • Img 20250701 214703

    Hadiri Puncak Milangkala Desa Sampora ke 116″ Wabup Tuti Ber Pesan ” Penting Nya Sinergitas Pemdes Dengan BPD

    • calendar_month Sel, 1 Jul 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 432
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com. SAMPORA – Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani menghadiri puncak peringatan Milangkala (Hari Jadi) Desa Sampora yang ke-116, Sebelum nya Kegiatan ini diawali dengan pelaksanaan lomba dusun dan posyandu, Ziarah ke makam leluhur, khitanan masal, hari ke 2 ,lomba MTQ ,donor dahar, kunjungan ke tugu peradaban (cikal bakal), festival Hadroh anak anak /Dewasa, Puta Putri, […]

  • Img 20250930 095352

    Kepedulian Hj. Ela, Bantu Warga Sampora dengan Kursi Roda

    • calendar_month Sel, 30 Sep 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 496
    • 10Komentar

    sabakunjngannews.com. Sampora – Sentuhan kepedulian kembali ditunjukkan Ketua Lembaga Koordinasi Kesejahteraan Sosial (LKKS) Kabupaten Kuningan, Hj. Ela Helayati. Hatinya tersentuh ketika mendengar kabar bahwa di RT 13 RW 005 Dusun Pon, Desa Sampora, Kecamatan Cilimus, ada warga yang mengalami sakit menahun dan membutuhkan perhatian. Dalam satu rumah, seorang nenek bernama Ibu Enah serta cucunya, Frisiilia […]

  • Pangeran Djatikusumah Meninggal, Bupati Dian Bertakziah ke Paseban Cigugur

    Pangeran Djatikusumah Meninggal, Bupati Dian Bertakziah ke Paseban Cigugur

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 435
    • 0Komentar

    Sesepuh  adat dan budaya Sunda, Pangeran Djatikusumah Maniswara Tedjabuwana Alibassa Kusumah Wijaya Ningrat, berpulang ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa dalam usia 93 tahun, Jumat (16/5/2025) pukul 10.10 WIB.  Meninggalnya sosok yang akrab disapa Rama Pangeran Djatikusuma itu meninggalkan duka mendalam, terutama bagi Masyarakat Adat Karuhun Sunda Wiwitan, Cigugur, Kabupaten Kuningan. Turut berduka cita Bupati […]

expand_less