Breaking News
light_mode
Beranda » Hiburan » “Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

“Peserta Mengeluh, Juri Disorot: Tiara Kusuma Jabar 2025 Tuai Kekecewaan”

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sel, 2 Sep 2025
  • visibility 623
  • comment 12 komentar

sabakuningannews.com.Bandung – Harapan besar yang disematkan pada ajang Seminar dan Competition Tiara Kusuma Jawa Barat 2025 justru berujung kekecewaan. Gelaran yang berlangsung di The Posters Mice, Bandung, pada 27 Agustus lalu, menuai sorotan tajam dari peserta dan pendamping, khususnya dari Kabupaten Kuningan.

Acara yang sejatinya menjadi panggung bergengsi bagi Mojang Jajaka dan Rumaja Alit tingkat Jawa Barat itu, dianggap sarat kepentingan dan jauh dari objektivitas.

Anda Suhanda, Coach sekaligus Manajer AM Entertainment, mengungkapkan banyak orang tua dan peserta kecewa dengan penilaian juri, terutama pada aspek busana dan performa. “Peserta dari Kuningan harus berjuang dengan biaya sendiri, mulai dari kostum, make-up, hingga perjalanan. Namun hasil yang keluar justru tidak sepadan dengan kualitas yang ditampilkan,” tegasnya.

Nada kritik lebih keras datang dari desainer sekaligus MUA, Opah Asep. Ia menilai keputusan juri penuh kejanggalan. Menurutnya, Kuningan telah mengirimkan Moka Alit dan Remaja terbaik 2025 dengan prestasi mumpuni, namun hasilnya kalah dari peserta dengan kualitas yang dinilai jauh di bawah standar.
“Hasil lomba jelas tidak masuk akal. Seolah ajang ini hanya mencari keuntungan, mementingkan kelompok internal, dan memenangkan orang-orang dari lingkaran tertentu saja,” ujarnya pedas.

Kekecewaan semakin dalam ketika keluarga peserta mengetahui bahwa ajang yang awalnya disebut akan dihadiri perwakilan resmi daerah, ternyata justru hanya dipenuhi peserta umum. “Standar lomba jadi turun, bahkan anak-anak juara terlihat bukan yang terbaik,” keluh salah satu orang tua.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Tiara Kusuma Jabar, Tiara Kusuma Kuningan, maupun Yudys Wedding belum memberikan klarifikasi resmi atas polemik ini. Namun, kekecewaan publik sudah terlanjur meluas, membuat ajang yang seharusnya menjadi simbol prestasi dan kebanggaan malah tercoreng isu ketidakadilan.(Redaksi)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (12)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20251217 110147

    Gedung Eks RS Citra Ibu Disulap Jadi Kampus Poltekkes KMC Kuningan

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 191
    • 5Komentar

    sabakuninganews.com. KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam mengelola aset daerah secara produktif. Gedung eks Rumah Sakit Citra Ibu (Klinik Sajati) kini resmi dimanfaatkan sebagai kampus Politeknik Kesehatan (Poltekkes) KMC Kuningan, melalui kerja sama pemanfaatan dengan Yayasan Wadia Insan Mandiri. Pemanfaatan aset strategis di jantung kota Kuningan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja […]

  • Img 20251023 053655

    Ratusan Siswa SD Meriahkan Invitasi Olahraga Tradisional se-Kabupaten Kuningan

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 270
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Suasana Lapangan Sepakbola Kelurahan Windusengkahan, Rabu (22/10/2025), dipenuhi keceriaan dan semangat sportivitas. Sebanyak 552 siswa jenjang SD se-Kabupaten Kuningan ambil bagian dalam Invitasi Olahraga Tradisional (OTRAD) tingkat SD/sederajat, yang digelar oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Kuningan. Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, S.H., M.Kn, didampingi Kepala […]

  • Img 20250805 103921

    4 Perangkat Desa Salareuma, ” Ambil Sumpah Jabatan ” Di Saksikan Camat & Tokoh Masyarakat

    • calendar_month Sel, 5 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 595
    • 16Komentar

    sabakuninganews.com.CIPICUNG–Pemerintah Desa Salareuma, Kecamatan Cipicung, Kabupaten Kuningan, menggelar prosesi pengambilan sumpah dan pelantikan 4 perangkat desa yang baru, acara berlangsung di aula kantor desa Salareuma.Selasa,05/08/2025 Acara ini dihadiri langsung oleh, Kepala Desa Salareuma, Camat Cipicung, forkompimcam, tokoh masyarakat,tokoh agama, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, KUA kecamatan, puskesmas Adapun empat perangkat desa yang dilantik, masing-masing mengisi jabatan: Sekertaris […]

  • Img 20250531 093936

    Cabe Rawit Ternyata Mampu Menurunkan Kadar Gula

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 418
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Cabe rawit bukan hanya pedas, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan, terutama untuk penderita diabetes. Senyawa aktif yang bernama capsaicin, terbukti secara ilmiah mampu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Dengan mekanisme ini, capsaicin membantu menjaga kestabilan glukosa dan mencegah lonjakan gula darah secara drastis. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi capsaicin secara […]

  • Img 20260316 110136

    Akhir Ramadan, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan Silaturahmi dengan Insan Pers: Dian Tegaskan Jangan Ada Kelompok, Semua Sama

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 158
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Menjelang akhir bulan suci Ramadan 1447 H/2026, Bupati dan Wakil Bupati Kuningan menggelar kegiatan silaturahmi bersama insan pers di Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkuat kebersamaan antara pemerintah daerah dan para jurnalis. Dalam suasana penuh keakraban, Bupati Kuningan, Dian, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh […]

  • Img 20260220 162221

    Pemanfaatan HHBK Di ZoNa Tradisional Di Tuding Ilegal ” Para Kades Penyangga Angkat Bicara || Ini Dia 👇👇👇

    • calendar_month Jum, 20 Feb 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 434
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN— Polemik pemanfaatan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di zona tradisional kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai kembali memanas di media sosial. Aktivitas penyadapan getah pinus oleh warga desa penyangga dituding sebagai tindakan ilegal, perusakan hutan, bahkan dilabeli sebagai “pencurian”. Menanggapi tudingan tersebut, tiga kepala desa penyangga angkat bicara dan meluruskan informasi yang beredar. Mereka menegaskan, […]

expand_less