Alumni MI Al- Ahya ” Adi Nuriman Bangga ” Bisa Berkontribusi Ke Sekolah nya melalui MBG
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sel, 7 Apr 2026
- visibility 37
- comment 2 komentar

Ketua Yayasan Adi Nuriman Bersama Wakil Bupati Kuningan
sabakuningannews.com.CIAWI – Grand launching SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) Desa Cihaur yang dikelola oleh Yayasan Bani Umar Karsa Umronia resmi digelar di MI Al-Ihya Cihaur, Kecamatan Ciawi. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, lembaga pendidikan, dan pemerintah daerah.
Ketua Yayasan Bani Umar Karsa Umronia, Adi Nuriman, mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas kontribusi yang bisa ia berikan untuk kampung halamannya.
“Alhamdulillah hari ini saya bangga karena saya asli orang Cihaur bisa berkontribusi ke sekolah ini. Sekolah ini memiliki sejarah bagi saya, karena dulu saya pernah belajar di sini, bahkan yang mendirikan sekolah ini adalah ayah saya,” ujarnya.
Ia juga berharap seluruh ikhtiar yang dilakukan dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat Desa Cihaur. Dalam kesempatan tersebut, Adi menyampaikan bahwa saat ini penerima manfaat program MBG yang dikelola yayasan telah mencapai 544 orang di wilayah Cihaur.
Sementara itu, pihak pengelola SPPG menyebutkan bahwa fasilitas dapur MBG yang baru dibangun diharapkan mampu mendukung keberhasilan program pemenuhan gizi bagi anak-anak sekolah.

“Insya Allah keberadaan SPPG ini bisa bermanfaat untuk program MBG. Apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai, dan kehadiran bapak ibu hari ini menjadi semangat bagi kami untuk terus mengelola program ini demi anak-anak Indonesia emas,” ujarnya.
Acara grand launching ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, yang memberikan apresiasi atas berdirinya SPPG di Desa Cihaur.
“Atas nama pemerintah daerah, kami mengucapkan selamat dan sukses atas berdirinya SPPG Yayasan Bani Umar Karsa Umronia. Kehadiran ini menjadi penguat dalam upaya bersama melalui kolaborasi lintas sektor, khususnya dalam mendukung dapur MBG sebagai program prioritas Presiden,” ungkapnya.
Tuti juga menekankan pentingnya menjaga kualitas layanan dalam program MBG, mulai dari mutu makanan hingga kedisiplinan dalam penyajian.
“Program ini memiliki makna yang sangat mendalam bagi anak-anak sekolah. Saya berpesan agar seluruh pihak terus memantau kualitas menu MBG, terbuka terhadap kritik dan saran, serta memastikan pelayanan sesuai SOP. Ketepatan waktu penyajian juga sangat penting agar manfaatnya benar-benar dirasakan siswa,” tegasnya.
Dengan hadirnya SPPG Desa Cihaur, diharapkan program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan optimal dan menjadi langkah nyata dalam mencetak generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.(Ri)
- Penulis: sabakuningannews









That’s a solid point about game accessibility! Seeing platforms like jilli app prioritize localized payment options (GCash, PayMaya!) is huge for Filipino players. Seamless integration is key to a great experience. 🤔
9 April 2026 11:59 pmThat’s a solid point about game accessibility! Seeing platforms like jilli app prioritize localized payment options (GCash, PayMaya!) is huge for Filipino players. Seamless integration is key to a great experience. 🤔
9 April 2026 11:58 pm