Breaking News
light_mode
Beranda » Budaya » KDM Dengan Nada Tegas ” Kita Jaga Ciremai Bukan Meng Komersilkan Ciremai !!

KDM Dengan Nada Tegas ” Kita Jaga Ciremai Bukan Meng Komersilkan Ciremai !!

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Sab, 17 Jan 2026
  • visibility 203
  • comment 7 komentar

sabakuningannews.com.KUNINGAN- Gubernur Jawa Barat Kang Dedi Mulyadi (KDM) menepati komitmennya untuk turun langsung ke kawasan Gunung Ciremai. Melalui inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah titik kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), KDM menyoroti persoalan serius mulai dari dugaan tambang ilegal, kerusakan kawasan konservasi, hingga tata kelola wisata alam.

Dalam sidak tersebut, KDM didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kuningan, Uu Kusmana, S.Sos., M.Si, bersama sejumlah kepala OPD terkait. Sidak dimulai dari wilayah Pasawahan, lokasi yang sebelumnya ramai diperbincangkan akibat aktivitas penambangan batu, kemudian berlanjut ke objek wisata Telaga Nilem di Desa Kaduela.

Saat meninjau langsung bekas galian di kaki Gunung Ciremai, KDM berdialog terbuka dengan Kepala Balai TNGC Kuningan, Toni Anwar, S.Hut., MT. Dengan nada tegas, KDM menyampaikan keprihatinannya terhadap aktivitas penambangan di kawasan konservasi.

“Ini di kaki Gunung Ciremai nambang batu, lihat. Disangkanya saya tidak akan diam-diam sampai ke sini,” ujar KDM sambil menunjukkan bekas galian.

KDM menegaskan bahwa segala bentuk penambangan di kawasan konservasi tidak dibenarkan, apapun alasannya. Ia juga mengkritisi pendekatan seremonial dalam program rehabilitasi hutan yang selama ini dinilai tidak berkelanjutan.

“Nanam pohon itu bukan soal kewenangan, tapi tanggung jawab. Banyak yang nanam pohon cuma proyek, setelah itu ditinggalkan. Gundul lagi, moal jadi,” tegasnya.

Sebagai solusi, KDM menggagas skema pemulihan kawasan TNGC berbasis pemberdayaan masyarakat. Ia mengusulkan agar warga setempat dilibatkan langsung sebagai pengelola dan perawat hutan.

“Areal kosong ditanami Pemprov. Warga menggarap dua hektare, dan satu orang digaji satu setengah juta rupiah per bulan untuk merawat pohon,” jelasnya.

KDM menekankan pentingnya perubahan pola pikir seluruh pihak dalam menjaga Gunung Ciremai.

“Tugas kita menjaga Ciremai, bukan mengkomersilkan Ciremai. Ini komitmen moral,” katanya.

Meski TNGC berada di bawah kewenangan pemerintah pusat, KDM menegaskan Pemprov Jawa Barat memiliki tanggung jawab terhadap kelestarian tanah dan sumber air.

“Walaupun bukan kewenangan, saya punya tanggung jawab moral. Untuk tanah dan air, anggaran provinsi siap saya kerahkan,” ungkapnya.

Selain tambang ilegal, KDM juga menyoroti lemahnya pengawasan terhadap pencurian kayu bernilai komersial, seperti sonokeling. Ia mendorong peningkatan patroli dan membuka peluang keterlibatan Pemprov Jabar dalam membantu pengawasan kawasan.

Di akhir sidak, KDM memastikan bahwa warga yang selama ini menggantungkan hidup dari aktivitas penambangan akan dialihkan menjadi petugas penanaman dan perawatan pohon.

“Selama saya memimpin empat tahun, sampai pohonnya besar, saya gaji. Kalau hanya diserahkan, sering tidak jalan,” pungkasnya.

Dalam kegiatan ini, KDM tidak didampingi Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si maupun Wakil Bupati Tuti Andriani, S.H., M.Kn. Sekda Kuningan menjelaskan, Bupati Dian tengah menghadiri Peringatan Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali, Jawa Tengah, sementara Wakil Bupati mengikuti Rakornas Kemendagri serta agenda BPIP di Jakarta.

Melalui Sekda, Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat atas perhatian dan komitmennya terhadap kelestarian Gunung Ciremai.

“Gunung Ciremai adalah kawasan konservasi yang tidak bisa ditawar. Menjaganya berarti menjaga ruang hidup masyarakat Kuningan lintas generasi,” tegas Bupati Dian.

Sidak ini menjadi pengingat penting bahwa kelestarian Gunung Ciremai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat. (*)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (7)

Balas Batal

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20251021 141656

    Kerja sama Kuningan & Cirebon ” Bupati Cirebon Sepakati Kenaikan Kompensasi Pengelolaan Air

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 249
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN- Hubungan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon kembali diperkuat melalui penandatanganan perubahan perjanjian kerja sama pengelolaan sumber daya air yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Kuningan, Senin (20/10/2025). Dalam acara penuh keakraban tersebut, Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. dan Bupati Cirebon Drs. H. Imron, M.Ag. menandatangani dokumen perubahan perjanjian […]

  • Img 20260105 091923

    Apel Awal Tahun 2026, Bupati Kuningan Tegaskan Momentum Perubahan dan Kebangkitan Kinerja ASN

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 206
    • 4Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Mengawali tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Kuningan menggelar apel pagi perdana yang dipimpin langsung oleh Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. Apel tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh jajaran SKPD dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menata kembali semangat, pola pikir, serta kinerja dalam menghadapi tantangan di tahun baru. Dalam arahannya, Bupati […]

  • Tumpukan sampah di jalur Perkantoran Pemda Kuningan ( KIC ) Tak Elok Di Pandang Mata

    Tumpukan sampah di jalur Perkantoran Pemda Kuningan ( KIC ) Tak Elok Di Pandang Mata

    • calendar_month Rab, 21 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 449
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com. Tumpukan sampah yang berserakan di sepanjang trotoar jalan baru dekat Perkantoran Pemda Kuningan atau di sebut KIC menciptakan bau tidak sedap yang mengganggu kenyamanan masyarakat, terutama bagi para pejalan kaki dan pengguna jalan. Keberadaan sampah yang tidak dikelola dengan baik telah menarik perhatian sejumlah warga setempat, serta pengguna fasilitas umum di kawasan tersebut. Pada […]

  • Img 20260309 221053

    Senandung Ramadan KSPSI AGN Hadir kan Penyanyi Religi Opick Di Pendopo

    • calendar_month Sen, 9 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 75
    • 0Komentar

    Penyanyi Religi Opick

  • Img 20250621 181418

    Meriah kan HUT Bhayangkara Ke- 79 ” 1.425 Peserta, Ikut Event Bhayangkara Linggar Run 2025

    • calendar_month Sab, 21 Jun 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 415
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN–Suasana akhir pekan di Kabupaten Kuningan dipenuhi semangat dan keringat dari para pelari yang mengikuti Bhayangkara Linggar Run 2025. Sebuah ajang lomba lari dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79. Event ini berhasil menyedot perhatian sebanyak 1.425 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Lombok, Jawa Timur, hingga Palangkaraya. Acara ini mendapat dukungan penuh […]

  • Nara Sumber Kepala Desa Nurul Komariyah Nanang Kosim

    Pembinaan Generasi Muda di Desa Bojong: Dorong Remaja Cerdas, Berakhlak, dan Bijak dalam Pergaulan

    • calendar_month Kam, 2 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 91
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.BOJONG – Upaya membentuk generasi muda yang cerdas, berakhlak, dan bijak dalam pergaulan terus digalakkan di Desa Bojong. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan pembinaan generasi muda yang digelar di aula milik Bapak Pian dan Bunda Cicih, RT 05/RW 02, Desa Bojong. Kegiatan ini menjadi wadah edukasi bagi para remaja agar mampu memahami pentingnya pergaulan sehat […]

expand_less