Tingkatkan Kualitas ASN, Kuningan Dapat Kuota Profiling 3.000 Pegawai
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 18 Okt 2026
- comment 0 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN — Pemerintah Kabupaten Kuningan melaksanakan kegiatan Profiling Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah persiapan penerapan manajemen talenta. Sebanyak 3.000 ASN mendapatkan kuota untuk mengikuti kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 18 hingga 22 Oktober, di SMK Negeri 3 Kuningan.
Pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 600 ASN mengikuti profiling yang dibagi ke dalam tiga sesi, masing-masing berjumlah 200 peserta. Kegiatan ini bertujuan memetakan kompetensi dan potensi pegawai sebagai bahan pendukung pengembangan karier serta penerapan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan.
Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriani, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan yang diperoleh Kabupaten Kuningan untuk melaksanakan profiling terhadap 3.000 ASN.
“Alhamdulillah, Kabupaten Kuningan mendapatkan perhatian dan kesempatan dengan kuota 3.000 ASN. Untuk pagi hari ini, pelaksanaan diikuti 600 ASN,” ujar Tuti Andriani.
Menurutnya, profiling menjadi salah satu tahapan penting untuk melihat kompetensi dan kinerja ASN dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia aparatur yang lebih terarah.
Melalui proses ini, pemerintah diharapkan dapat memperoleh gambaran mengenai potensi dan kompetensi pegawai sehingga pengembangan karier ASN dapat dilakukan berdasarkan data dan kebutuhan organisasi.
Petakan Kompetensi dan Potensi 3.000 ASN
Kepala Bidang Mutasi dan Pengembangan Karier BPKSDM Kabupaten Kuningan, Tohidin, S.IP., M.Si., didampingi Sekretaris BPKSDM Hartanto, S.H., M.Si., yang mewakili Kepala BPKSDM Beni Prihayatno, S.Sos., M.Si., menjelaskan bahwa profiling ASN bertujuan mempersiapkan implementasi manajemen talenta melalui aplikasi SIMASN BKN.

Kegiatan ini juga bertujuan mengumpulkan data kompetensi dan potensi seluruh ASN yang menjadi peserta profiling.
Total peserta mencapai 3.000 orang yang berasal dari berbagai kelompok jabatan, meliputi jabatan struktural, fungsional, dan pelaksana.
“Profiling ini menjadi bagian dari persiapan implementasi manajemen talenta. Melalui kegiatan ini, kami ingin mendapatkan data kompetensi dan potensi ASN sebagai dasar pendukung pengelolaan karier pegawai,” demikian penjelasan yang disampaikan pihak BPKSDM Kabupaten Kuningan.
Data tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengenali potensi pegawai secara lebih terukur sekaligus mendukung penempatan dan pengembangan ASN sesuai kebutuhan organisasi.
Pelaksanaan profiling berlangsung selama lima hari, mulai 18 sampai 22 Oktober. Setiap hari, panitia menjadwalkan 600 peserta yang dibagi ke dalam tiga sesi.
Rinciannya sebagai berikut:
Sesi pertama: 200 peserta.
Sesi kedua: 200 peserta.
Sesi ketiga: 200 peserta.
Peserta berasal dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD), dinas, dan kecamatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan, termasuk ASN pada jabatan pelaksana, fungsional, dan struktural yang belum mengikuti kegiatan tersebut.
Pada hari pertama, peserta berasal dari Dinas Kesehatan dan rumah sakit.
Pembagian peserta ke dalam beberapa sesi dilakukan agar kegiatan dapat berlangsung secara terjadwal dan seluruh peserta memperoleh kesempatan mengikuti proses profiling sesuai ketentuan pelaksanaan.
Hasil profiling nantinya akan masuk ke akun MyASN masing-masing pegawai dan terintegrasi dengan aplikasi SIMATA BKN.
Data kompetensi dan potensi tersebut memiliki peran penting dalam pemetaan potensi ASN untuk mendukung proses manajemen talenta.
Dengan tersedianya data yang lebih terstruktur, pemerintah diharapkan dapat menyusun strategi pengembangan karier, mengidentifikasi potensi pegawai, serta mendukung pengelolaan sumber daya manusia aparatur yang lebih objektif dan berbasis kompetensi.
Pelaksanaan profiling ini menjadi bagian dari upaya menyiapkan penerapan manajemen talenta di Kabupaten Kuningan. Ke depan, data yang dihasilkan diharapkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan ASN sesuai kompetensi, potensi, dan kebutuhan organisasi pemerintahan.
- Penulis: admin




Saat ini belum ada komentar