Bupati melaporkan kondisi terkini penanganan kebakaran kepada Gubernur Jawa Barat.
- account_circle RI gondrong
- calendar_month Rabu, 9 Sep 2026
- comment 4 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.KUNINGAN – Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar turun langsung meninjau lokasi kebakaran hutan di kawasan Gunung Ciremai, Rabu pagi. Dari lokasi bekas kebakaran, Bupati melaporkan kondisi terkini kepada Gubernur Jawa Barat dan Sekretaris Daerah Jawa Barat.
Dalam laporannya, Bupati Dian menyampaikan bahwa penanganan kebakaran melibatkan berbagai unsur, mulai dari Balai Taman Nasional Gunung Ciremai (TNGC), Pemerintah Kabupaten Kuningan, BPBD, Dinas Lingkungan Hidup, Polres, Kodim, TNI, Yonif TP 839, unsur kehutanan, hingga masyarakat peduli api (MPA).
“Pak Gubernur, Pak Sekda Jawa Barat, izin saya melaporkan dari lokasi kebakaran. Hari ini saya berada bersama Kepala Balai TNGC, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD beserta tim, Kapolres, teman-teman dari TNI, Yonif TP 839, Forest, dan MPA yang sudah bergerak,” ujar Bupati Dian dalam laporannya.
Menurut Bupati, kebakaran mulai terjadi pada Senin. Titik api awal dilaporkan berada di kawasan Ciletik Cisamaya, kemudian api menyebar dan merembet hingga ke lokasi yang ditinjau pada Rabu pagi.
Bupati Dian menjelaskan, kondisi cuaca panas disertai hembusan angin kencang menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Bahkan, api dapat berpindah dan melompati sekat yang telah dibuat oleh petugas maupun tim di lapangan.
“Kebakaran ini dimulai hari Senin. Titik api berawal dari Ciletik Cisamaya lalu menyebar, merembet sampai pada posisi hari ini. Walaupun sudah ada pembatas dan mungkin teman-teman juga membuat sekat bakar, ini tetap rawan karena angin besar,” jelasnya.
Berdasarkan pemantauan di lapangan, Bupati menyebut area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai sekitar 40 hektare.

Meski demikian, perkembangan penanganan hingga Rabu pagi menunjukkan kondisi mulai terkendali. Namun, Bupati mengingatkan bahwa kebakaran hutan tidak dapat dianggap selesai hanya karena kobaran api telah berkurang.
“Sekarang sudah mulai bisa dikendalikan. Tetapi yang namanya kebakaran di hutan itu tidak bisa mengambil kesimpulan sesederhana itu. Dimungkinkan karena angin besar, masih ada beberapa titik yang belum padam sepenuhnya,” ungkapnya.
Bupati juga menemukan sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap. Kondisi tersebut membuat petugas dan seluruh unsur yang terlibat harus tetap melakukan pemantauan secara intensif untuk mencegah api kembali membesar dan meluas.
Saat melakukan peninjauan, Bupati Dian berada di salah satu titik kebakaran yang sebelumnya berhasil dipadamkan pada Selasa malam. Ia memastikan pengawasan tetap dilakukan terhadap seluruh titik yang telah ditangani.
Bupati Kuningan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bekerja keras dalam penanganan kebakaran, bahkan selama beberapa hari dengan sistem kerja siang dan malam.
“Terima kasih kepada kawan-kawan, sekali lagi kepada SKPD terkait, BPBD, LH, teman-teman dari Polres, Kodim, Yonif, Kepala Balai dan jajaran, serta seluruh kelompok masyarakat dari MPA yang sudah beberapa hari bekerja siang malam,” kata Bupati.
Di akhir laporannya, Bupati Dian mengajak seluruh masyarakat Kuningan untuk bersama-sama mendoakan agar kebakaran di kawasan Ciremai segera dapat dipadamkan secara menyeluruh.
“Mohon doa dari seluruh warga masyarakat Kuningan, semoga api ini segera cepat dipadamkan,” pungkasnya.
Penanganan kebakaran hutan Ciremai hingga kini terus dilakukan secara terpadu. Tim gabungan masih melakukan pemantauan dan pendinginan di sejumlah titik untuk memastikan tidak terjadi bara api yang kembali memicu kebakaran.
Redaksi Heri
- Penulis: RI gondrong
- Editor: RI gondrong
- Sumber: https://sabakuninanews.com/




Definbitely consdider hat whch yoou said. Youur favorote justification seemed too bee aat tthe nternet thee simpldst thin tto keep
iin mind of. I sayy tto you, I certainly get irke while pewople think about concerns tthat they just doo noot realize about.
Yoou ontrolled tto hitt tthe nail upokn the higest aand alsdo
utlined oout the whope thing withot havig side-effects , peoiple cann take a signal.
Wiill probbly be agaion to get more. Thaqnks xnxx
Allso visi my webpagge … bilivideos.cc
11 September 2026 9:11 amDefinbitely consdider hat whch yoou said. Youur favorote justification seemed too bee aat tthe nternet thee simpldst thin tto keep
iin mind of. I sayy tto you, I certainly get irke while pewople think about concerns tthat they just doo noot realize about.
Yoou ontrolled tto hitt tthe nail upokn the higest aand alsdo
utlined oout the whope thing withot havig side-effects , peoiple cann take a signal.
Wiill probbly be agaion to get more. Thaqnks xnxx
Allso visi my webpagge … bilivideos.cc
11 September 2026 9:10 amDefinbitely consdider hat whch yoou said. Youur favorote justification seemed too bee aat tthe nternet thee simpldst thin tto keep
iin mind of. I sayy tto you, I certainly get irke while pewople think about concerns tthat they just doo noot realize about.
Yoou ontrolled tto hitt tthe nail upokn the higest aand alsdo
utlined oout the whope thing withot havig side-effects , peoiple cann take a signal.
Wiill probbly be agaion to get more. Thaqnks xnxx
Allso visi my webpagge … bilivideos.cc
11 September 2026 9:10 amnhm22l
10 September 2026 6:55 am