Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Ikan Dewa Mati Massal, Benarkah Akibat Pintu Air PDAM Ditutup? Simak Penjelasan Nya !!!

Ikan Dewa Mati Massal, Benarkah Akibat Pintu Air PDAM Ditutup? Simak Penjelasan Nya !!!

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • visibility 230
  • comment 0 komentar

sabakuningannews.com – Fenomena kematian massal ikan dewa di kawasan Balong Girang, Kecamatan Cigugur, mengundang perhatian luas masyarakat. Isu yang berkembang menyebutkan kematian ikan keramat tersebut dipicu oleh penutupan pintu air PDAM. Menyikapi polemik itu, Pemerintah Kabupaten Kuningan bergerak cepat.

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si. langsung memimpin rapat musyawarah lintas sektor yang digelar di lokasi Balong Girang, guna mencari akar persoalan sekaligus merumuskan langkah penanganan terpadu.

Musyawarah tersebut melibatkan berbagai unsur strategis, di antaranya DISKANAK, DLH, PUTR, PDAU, PDAM, BBWS, TNGC, DISPORAPAR, Kapolsek Cigugur, Koramil, Camat Cigugur, Lurah Cigugur, Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan Jawa Barat, POKDARWIS, LPM, Karang Taruna, serta tokoh masyarakat setempat.

“Musyawarah ini kita lakukan agar semua pihak satu persepsi, tidak saling menuding, dan fokus pada solusi. Dari hasil pembahasan, ditemukan beberapa faktor penyebab dan kita akan segera mengambil langkah-langkah konkret,” tegas Bupati Dian.

Ketua LPM Kelurahan Cigugur, Aang, mengungkapkan dugaan kuat bahwa kematian ikan dewa berkaitan dengan terganggunya ekosistem Balong Girang. Menurutnya, pendangkalan kolam, tersumbatnya sirkulasi air, serta tertimbunnya sumur alami yang selama ini menjadi sumber oksigen dan tempat berkembang biak ikan, berkontribusi besar terhadap penurunan kualitas habitat.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, Dr. A. Taufik Rohman, M.Si., M.Pd, menjelaskan bahwa kematian ikan mulai terpantau sejak 29 Januari 2026 dan terus meningkat hingga hari ketujuh.

“Berdasarkan hasil pengamatan lapangan, jumlah ikan dewa yang mati mencapai sekitar 305 ekor,” ujarnya.

Ia memaparkan, gejala klinis yang ditemukan antara lain ikan tampak lemas dan pasif, terdapat luka kemerahan pada tubuh, insang pucat hingga memutih, serta sisik yang mudah terlepas. Pemeriksaan juga menemukan infestasi cacing jangkar pada kulit, insang, dan rongga mulut ikan.

Sebagai langkah awal penanganan, Tim Teknis Diskanak bersama instansi terkait telah melakukan pengangkatan dan pemusnahan ikan mati secara aman, isolasi ikan yang sakit, stabilisasi kualitas air melalui pergantian air bertahap dan penyesuaian pH, pemberian garam krosok serta tumbuhan daun kipahit, hingga pompanisasi untuk membantu sirkulasi air.

Dari hasil musyawarah juga terungkap fakta penting bahwa Balong Girang telah lebih dari 20 tahun tidak pernah dikuras. Kondisi ini dinilai memperparah pencemaran air dan penumpukan sedimen organik.

Untuk penanganan jangka menengah dan panjang, Bupati Dian meminta perangkat daerah terkait segera mengeksekusi langkah lanjutan, di antaranya:

  • Pengurasan kolam secara teknis dan bertahap
  • Perbaikan sumber air masuk (inlet) dan air keluar (outlet)
  • Normalisasi sirkulasi air guna menjaga stabilitas debit
  • Pengelolaan kualitas air secara berkelanjutan melalui pengecekan rutin parameter air
  • Pembangunan kolam karantina di sekitar Balong Girang Cigugur
  • Kajian teknis pemulihan ekosistem Balong Keramat

Dengan langkah terpadu tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap ekosistem Balong Girang dapat pulih dan ikan dewa sebagai simbol budaya serta kearifan lokal Cigugur tetap lestari. (Red)

  • Penulis: sabakuningannews

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Img 20250531 093936

    Cabe Rawit Ternyata Mampu Menurunkan Kadar Gula

    • calendar_month Sab, 31 Mei 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 498
    • 0Komentar

    sabakuningannews.com.Cabe rawit bukan hanya pedas, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan, terutama untuk penderita diabetes. Senyawa aktif yang bernama capsaicin, terbukti secara ilmiah mampu menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan sensitivitas insulin dalam tubuh. Dengan mekanisme ini, capsaicin membantu menjaga kestabilan glukosa dan mencegah lonjakan gula darah secara drastis. Penelitian juga menunjukkan bahwa konsumsi capsaicin secara […]

  • Img 20250831 115306

    Panen Perdana 1000 Melon di Lapas Kuningan: Wujud Nyata Dukungan Ketahanan Pangan Nasional

    • calendar_month Ming, 31 Agu 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 480
    • 7Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kuningan kembali menghadirkan terobosan positif. Melalui Kaligane Farm, sebuah lahan budidaya di kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE), Lapas berhasil melakukan panen perdana seribu buah melon premium dan lokal, Sabtu (30/8/2025). Panen ini menjadi bukti nyata kontribusi Lapas terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus wadah pembinaan kemandirian warga […]

  • Bpbd Kuningan Gelar Simulasi Bencana

    Warga Berlarian Di Taman Kota, Ada Apa Ya !! Ini Dia Penjelasan IB 👇👇👇

    • calendar_month Ming, 26 Apr 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 333
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh setiap tanggal 26 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi dan simulasi di pusat taman kota Kuningan Acara tahun ini mengusung tema “Bersatu dalam Siaga, Tangguh Menghadapi Bencana”. Kepala BPBD Indra Bayu menjelaskan bahwa peringatan tahun ini difokuskan pada […]

  • Img 20260314 100832

    Berbagi Kebahagiaan : Yayasan Rumah Yatim Baiturahman Bandorasa Kulon Santuni 67 Anak Yatim, Wakil Bupati Kuningan Hadir Beri Dukungan

    • calendar_month Sab, 14 Mar 2026
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 225
    • 1Komentar

    sabakuningannews.com.KUNINGAN – Yayasan Rumah Yatim Baiturahman Desa Bandorasa Kulon, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan kembali menggelar kegiatan santunan anak yatim dalam momentum bulan suci Ramadan 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak Yatim, Senyum Anak Yatim Senyum Surga Kita Semua” ini berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Kuningan Tuti […]

  • 1 20251024 201642 0000

    Wow !!! Ubi Jalar KDMP Desa Cilimus Menembus Pasar Luar || Kemendes RI Berikan Apresiasi

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 559
    • 2Komentar

    sabakuningannews.com..CILIMUS- Langkah inovatif dilakukan Koprasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Cilimus, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Usaha unggulan mereka di sektor pertanian, yakni ubi jalar, kini menembus pasar luar daerah hingga ke Sumatera. Capaian ini mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes RI) dan Kadisperindag Perin Kab.Kuningan Elon Charlan yang hadir […]

  • Img 20251222 Wa0022

    Pokok Bahasan Diskusi Wartawan Yang Di Gelar Di Woodland ” Apakah Wartawan Kebal Hukum ?? Ini Penjelasan nya 👉👉

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • account_circle sabakuningannews
    • visibility 1.519
    • 3Komentar

    sabakuninganes.com.KUNINGAN – Apakah wartawan kebal hukum? Pertanyaan krusial ini menjadi pokok bahasan utama dalam Diskusi Wartawan yang digelar pada Senin (22/12/2025) di Kafe & Resort Obyek Wisata Woodland, Kabupaten Kuningan. Diskusi tersebut menegaskan satu hal penting: pers tidak kebal hukum, namun dilindungi undang-undang dalam menjalankan tugas jurnalistiknya. Pern1yataan tegas disampaikan oleh Iyan Irwandi, S.Ip., yang […]

expand_less