Domino Naik Kelas Jadi Olahraga Prestasi,Pengurus ORADO Kuningan Resmi Di Kukuhkan
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sab, 18 Apr 2026
- visibility 42
- comment 0 komentar

Bupati Kuningan Ketua Orado Kuningan Dan Provinsi
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, secara resmi mengukuhkan kepengurusan ORADO (Olahraga Domino Indonesia) Kabupaten Kuningan dalam sebuah momentum penting yang menandai babak baru dunia olahraga daerah.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa kehadiran ORADO bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan bagian dari transformasi besar terhadap olahraga domino atau yang selama ini dikenal masyarakat sebagai “gapleh”.
“Ini bukan hanya pelantikan, tetapi penguatan nilai. Domino harus naik kelas, dari sekadar permainan menjadi olahraga yang berprestasi dan membanggakan daerah,” tegasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menghapus stigma negatif yang selama ini melekat pada permainan domino. Menurutnya, melalui ORADO, domino harus menjadi cabang olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, etika, dan prestasi.
“Kita ubah paradigma. Dengan adanya ORADO, domino harus menjadi olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas, etika, dan prestasi,” tambahnya.
Bupati optimistis, dengan soliditas pengurus dan dukungan berbagai pihak, ORADO Kabupaten Kuningan mampu melahirkan atlet-atlet unggulan yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.
Sementara itu, perwakilan Pengprov ORADO Jawa Barat, Ryan Dwinanda, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Kejuaraan Cabang (Kejurcab) ORADO Kabupaten Kuningan. Ia menyebut ajang ini sebagai langkah awal dalam menjaring atlet potensial dari daerah.

“Kejurcab ini menjadi seleksi untuk atlet tingkat kabupaten yang nantinya akan mengikuti kejuaraan provinsi, bahkan dipersiapkan menuju kejuaraan nasional,” ujarnya.
Ryan menambahkan, saat ini sudah ada 18 kabupaten/kota di Jawa Barat yang melaksanakan kejuaraan serupa. Ia juga menekankan bahwa ORADO hadir untuk menyatukan aturan permainan domino yang sebelumnya berbeda-beda di berbagai daerah.
“Domino dari Sabang sampai Merauke punya aturan berbeda. Dengan ORADO, aturan itu dibakukan. Siapa yang mencapai angka 101, dialah pemenangnya,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua ORADO Kabupaten Kuningan, Agah, mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan langkah agar ORADO dapat segera berada di bawah naungan KONI.
“Kami menunggu dari provinsi. Upaya sudah dilakukan agar ORADO bisa diakui oleh KONI. Informasi yang kami terima, tahun ini berpeluang besar masuk,” ungkapnya.
Ia berharap, deklarasi dan pengukuhan ini menjadi pemicu semangat bagi masyarakat pecinta domino untuk bergabung dalam wadah resmi ORADO. Ke depan, pihaknya menargetkan pembentukan klub di setiap desa di Kabupaten Kuningan.
“Insya Allah, sesuai arahan Bupati, akan ada klub ORADO di tiap desa, sehingga kejuaraan bisa digelar antar klub dan semakin kompetitif,” tutupnya.
Dengan hadirnya ORADO, Kabupaten Kuningan membuka peluang besar bagi lahirnya atlet domino berprestasi sekaligus mengangkat citra olahraga tradisional menjadi lebih profesional dan membanggakan.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar