Ratusan Guru Madrasah Bersatu,Pengurus PGMNI Kuningan lima Resmi Di Lantik
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sab, 25 Apr 2026
- visibility 233
- comment 0 komentar

Pelantikan Pgmni Kuningan Lima
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Momentum penting terjadi di dunia pendidikan madrasah di Kabupaten Kuningan. Sekitar 200 guru madrasah dari berbagai wilayah menghadiri prosesi pelantikan Pengurus Cabang (PC) Persatuan Guru Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Kuningan Lima, yang dirangkaikan dengan kegiatan workshop peningkatan kualitas pendidikan.
Ketua PGMNI Kabupaten Kuningan, Heri Purnama, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak awal bersatunya para guru madrasah dalam satu organisasi profesi yang sehat, kuat, dan berkualitas.
“Hari ini kita punya momen di mana guru-guru madrasah di Kabupaten Kuningan bisa bersatu dalam satu wadah organisasi profesi yang kita anggap sehat, kuat, dan qualified, yakni PGMNI Kabupaten Kuningan,” ujarnya.
Para peserta yang hadir berasal dari wilayah Kuningan Lima, di antaranya Subang dan Cilebak. Mereka datang dengan satu visi dan misi yang sama, yakni meningkatkan kesejahteraan guru serta kualitas profesi demi mencetak generasi unggul.
Setelah pelantikan, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang bertujuan memperkuat sinergi antara guru dan kepala madrasah. Langkah ini dinilai penting untuk mewujudkan lembaga pendidikan yang bermartabat, sehat, dan mampu bersaing hingga tingkat global.

“Kita ingin menghasilkan output anak didik yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak, mandiri, dan memiliki kualitas yang bisa bersaing di tingkat dunia,” tambah Heri.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Bupati Kabupaten Kuningan, perwakilan Kantor Kementerian Agama, anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kuningan.
Dalam kesempatan itu, PGMNI juga menyuarakan harapan besar kepada pemerintah daerah agar memberikan perhatian lebih terhadap kesejahteraan guru madrasah. Menurut Heri, para guru madrasah memiliki kontribusi nyata dalam membangun daerah, baik dari sisi pendidikan maupun pembentukan karakter generasi muda.
“Sudah saatnya pemerintah daerah memberikan asistensi dan apresiasi kepada guru madrasah, baik secara finansial maupun dalam bentuk kebijakan yang mendukung kesejahteraan mereka,” tegasnya.
PGMNI sendiri kini telah terbentuk di 32 provinsi di Indonesia, dan kehadirannya di Kabupaten Kuningan diharapkan mampu menjadi wadah aspirasi yang kuat bagi para guru madrasah.
Lebih jauh, Heri menekankan bahwa madrasah memiliki peran strategis sebagai benteng moral dan akhlak generasi muda di tengah tantangan global yang semakin kompleks.
“Madrasah adalah benteng terakhir dalam menjaga akhlak dan moral anak-anak. Di sinilah nilai spiritual, akidah, dan karakter dibentuk. Karena itu, peran madrasah harus diperkuat dan didukung penuh oleh pemerintah,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan yang mulai terbangun, PGMNI Kuningan diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan madrasah sekaligus memperjuangkan kesejahteraan para guru di daerah.(RI)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar