Atlet Silat Muda Di Adu Di Jawara Cup III,300 Pesilat Siap Berlaga Rebut Piala Bupati
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Sab, 25 Apr 2026
- visibility 53
- comment 0 komentar

Atlet Muda Pencak Silat Kabupaten Kuningan
sabakuningannews.com.KUNINGAN — Kejuaraan Pencak Silat Jawara Cup III Piala Bergilir Bupati Kuningan resmi dibuka oleh Bupati Kuningan, Jumat (24/4/2026). Kegiatan bergengsi ini digelar di Aula Graha Sajati BKPSDM Kuningan dan menjadi ajang unjuk kemampuan atlet muda sekaligus pelestarian budaya leluhur.
Ajang yang diinisiasi oleh Paguyuban Baroedak Silat Sekolah (PBSS) ini kembali menunjukkan konsistensinya dalam mencetak atlet berprestasi sekaligus menjaga eksistensi pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
Total atlet yang akan berlaga sebanyak 300 Atlet dari mulai pelajar SD,SMP dan SMA
Turut hadir dalam pembukaan tersebut Kepala Disporapar, Kabid Olahraga Boyo, Kadisdikbud, perwakilan Polres Kuningan, perwakilan Kodim 0615/Kuningan, PMI, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Kuningan menyoroti potensi besar atlet pencak silat asal Kuningan yang mampu bersaing di berbagai daerah, bahkan memperkuat kabupaten/kota lain di tingkat nasional. Ia menegaskan pentingnya pembinaan berkelanjutan agar para atlet tetap berkembang di daerah sendiri.

Bupati juga secara khusus menugaskan Kabid Olahraga Boyo untuk lebih memperhatikan para atlet, termasuk memberikan pembinaan yang maksimal agar semangat berprestasi terus terjaga.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan bahwa pencak silat telah diakui dunia sebagai warisan budaya tak benda oleh UNESCO, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan bersama.
“Saya berpesan kepada para atlet muda untuk terus berlatih dengan disiplin dan kerja keras. Keberhasilan tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses panjang yang penuh dedikasi. Kalau ingin berprestasi, harus berani berlatih lebih keras dari yang lain,” tegasnya.
Di sisi lain, Ketua Panitia sekaligus Guru Besar PBSS Kuningan, Iyan Irwandi, menjelaskan bahwa Jawara Cup merupakan agenda rutin tahunan yang kini memasuki tahun ketiga. Sebelumnya, kejuaraan ini dikenal dengan nama Junior Cup dan telah diselenggarakan sebanyak lima hingga enam kali.
“Kegiatan ini bertujuan untuk menjaring bibit atlet serta memberikan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan potensi mereka secara positif. Tanpa adanya kejuaraan, potensi itu bisa tidak terarah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan piala bergilir Bupati Kuningan menjadi motivasi tersendiri bagi para peserta untuk tampil maksimal. Pada tahun sebelumnya, juara umum diraih oleh MI PUI Kramatmulya. Tahun ini, persaingan diprediksi semakin ketat, terutama di tingkat SMP.
Iyan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan, mulai dari pemerintah daerah, aparat keamanan, hingga masyarakat.
Kejuaraan Pencak Silat Jawara Cup III ini diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional, tetapi juga memperkuat nilai sportivitas serta mempererat tali silaturahmi antar peserta.(Red)
- Penulis: sabakuningannews









Saat ini belum ada komentar