Pesan Tegas Bupati Dian ‘ Kehormatan Pejabat Bukan Jabatan Tapi Jejak Karya Untuk Masyarakat
- account_circle sabakuningannews
- calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
- comment 43 komentar
- print Cetak

Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar M. Si 1
sabakuningannews.com.KUNINGAN – Bupati Dian menyampaikan pesan kuat dan penuh makna kepada empat pejabat yang baru dilantik. Dalam arahannya, ia menegaskan bahwa jabatan bukanlah bentuk penghargaan atau tempat untuk beristirahat, melainkan sebuah panggilan untuk bekerja lebih keras, lebih serius, dan penuh tanggung jawab.
“Naiknya jabatan berarti meningkatnya tanggung jawab. Tantangan yang dihadapi juga akan semakin besar, seperti terpaan angin yang lebih kencang,” tegasnya
Pesan ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pejabat agar tidak terlena dengan posisi yang diemban. Bupati Dian juga mengingatkan agar para pejabat tidak berpegang pada kursi jabatan, tetapi berpegang teguh pada aturan dan integritas.
Bupati menegaskan bahwa seluruh tahapan telah melalui proses panjang, terukur, dan mengedepankan kompetensi.Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama dilakukan melalui sistem manajemen talenta dan merit system, termasuk tahapan uji kompetensi seperti wawancara dan penyusunan makalah.
Khusus untuk posisi strategis seperti Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, proses seleksi bahkan melibatkan rekomendasi Gubernur hingga penetapan oleh Menteri Dalam Negeri.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dian merumuskan lima pesan utama yang harus menjadi pedoman para pejabat
- Menjaga Amanah
Jabatan bukan hanya dipertanggungjawabkan kepada manusia, tetapi juga kepada Tuhan. Integritas menjadi kunci utama. - Fokus pada Pelayanan Publik
Keberhasilan pejabat tidak diukur dari banyaknya aturan, melainkan seberapa besar dampak dan manfaat yang dirasakan masyarakat. - Dorong Inovasi dan Kreativitas
Pejabat dituntut berani melakukan terobosan dan meninggalkan pola kerja lama yang monoton. - Tingkatkan Kinerja
Bekerja harus berbasis target, parameter jelas, dan disiplin tinggi dalam pelaksanaannya. - Menjadi Teladan
Seorang pemimpin harus mampu memberikan contoh nyata yang bisa diikuti oleh bawahannya.
Bupati Dian juga menekankan bahwa birokrasi saat ini tidak boleh berjalan lambat. Pemerintahan harus bergerak cepat, tepat, dan berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Ukuran kehormatan seorang pejabat bukan pada jabatannya, tetapi pada jejak karya yang ditinggalkan dan dikenang masyarakat,” ujarnya.
Di akhir arahannya, Bupati berharap para pejabat dapat bekerja dengan hati yang bersih, pikiran terbuka, serta semangat yang tidak pernah padam dalam melayani masyarakat.
Ini lah pejabat yang di Lantik:
Tatiek Ratna Mustika, S.Sos., M.T. sebagai Kepala Dinas Sosial, Aries Susandi, S.T., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi, dan Keuangan, Rangga Apriatna, S.STP., M.AP. sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, H. Apip Ropi’i, Ners., S.Sos., S.KM., M.M.Kes. sebagai Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
pengangkatan pejabat administrator dan pengawas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil berdasarkan keputusan Kementerian Dalam Negeri, yakni Didi Ahyana, S.Sos. sebagai Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan, Agha Adhinugraha, S.Sos., M.Si. sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan, Denni Abdurahim, S.E. sebagai Kepala Subbagian Keuangan.(RI)
- Penulis: sabakuningannews



