Breaking News
light_mode
Beranda » Pemerintah » Damkar Hanya Punya Dua Unit Armada Aktif, 3 Rusak’ Perlu Perbaikan & Dukungan Dari Semua Pihak

Damkar Hanya Punya Dua Unit Armada Aktif, 3 Rusak’ Perlu Perbaikan & Dukungan Dari Semua Pihak

  • account_circle sabakuningannews
  • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
  • comment 12 komentar
  • print Cetak

sabakuningannews.com.KUNINGAN – Kinerja UPTD Pemadam Kebakaran Kabupaten Kuningan terus diperkuat melalui peningkatan sarana dan prasarana (sapras) guna memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Kepala UPTD Damkar Kabupaten Kuningan, Andi Arga Kusuma, SE, menyampaikan bahwa tahun ini terdapat penambahan fasilitas penting, termasuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD) dan perlengkapan keselamatan lainnya.

Menurutnya, peningkatan sapras ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kesiapsiagaan petugas di lapangan. “Pengadaan akan kembali dianggarkan pada tahun depan untuk melengkapi kebutuhan yang masih belum terpenuhi,” ujarnya.

Meski demikian, saat ini Damkar Kuningan masih menghadapi keterbatasan armada. Dari total 32 kecamatan yang harus dilayani, hanya tersedia dua unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil rescue dan ingin sekali tambah armada ,ujar nya

Sebagai solusi, Damkar merencanakan pembentukan Pos Damkar di empat wilayah strategis, yakni wilayah Timur, Utara, Selatan, dan Barat. Langkah ini diharapkan mampu mempercepat respons penanganan kejadian serta meningkatkan efisiensi pelayanan kepada masyarakat.

Di sisi lain, angka kejadian kebakaran di Kabupaten Kuningan menunjukkan tren positif. Pada tahun 2024 tercatat lebih dari 100 kasus kebakaran, sementara pada tahun 2025 menurun menjadi 84 kejadian. Penurunan ini dinilai sebagai hasil dari meningkatnya kesadaran masyarakat serta respons cepat petugas di lapangan.

Menariknya, kasus yang paling sering ditangani bukan hanya kebakaran, melainkan gangguan hewan berbahaya seperti tawon dan ular yang jumlahnya mencapai ratusan laporan setiap tahun. Dalam sehari, tim Damkar rata-rata menangani minimal dua laporan, bahkan bisa mencapai 4 hingga 6 kejadian.

Saat ini, Damkar Kuningan diperkuat oleh 62 personel yang terbagi dalam tiga regu operasional, masing-masing beranggotakan 15 orang, sementara sisanya bertugas di bagian sekretariat. Seluruh personel siaga penuh dalam memberikan pelayanan terbaik.

“Pelayanan operasional dan call center kami buka 24 jam tanpa henti, termasuk pada hari libur nasional seperti Idul Fitri. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam melayani masyarakat kapan pun dibutuhkan,” tegas Andi.

Dengan berbagai upaya peningkatan tersebut, Damkar Kuningan diharapkan semakin responsif, profesional, dan mampu menjangkau seluruh wilayah secara optimal.(RI)

  • Penulis: sabakuningannews

Rekomendasi Untuk Anda

expand_less