Pemda Kuningan & Rumah Sadulur Kuningan Audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup Bahas Pengelolaan Sampah dan Waduk Darma
- account_circle admin
- calendar_month Minggu, 12 Jul 2026
- comment 17 komentar
- print Cetak

sabakuningannews.Kuningan.Rumah Sadulur Kuningan bersama Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kuningan melakukan audiensi dengan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia di Bandung, Sabtu (11/7/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan elemen masyarakat dalam mewujudkan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan di Kabupaten Kuningan.
Wakil Bupati Kuningan Tuti Andriani mengatakan sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan dalam audiensi tersebut. Salah satunya adalah usulan dukungan fasilitas dan peralatan pendukung bagi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Kuningan guna meningkatkan kapasitas serta kualitas pengelolaan sampah.
“Sejumlah isu strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya adalah usulan dukungan fasilitas dan peralatan pendukung bagi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kabupaten Kuningan guna meningkatkan kapasitas dan kualitas pengelolaan sampah,” ujar Tuti Andriani.
Selain persoalan sampah, pertemuan juga membahas penyebaran eceng gondok di Waduk Darma yang dinilai memerlukan penanganan terpadu agar tidak mengganggu fungsi waduk, kelestarian ekosistem, maupun aktivitas ekonomi masyarakat.
Ketua Rumah Sadulur Kuningan Arief Amarudin menyampaikan komitmennya untuk terus mendorong tata kelola sampah berbasis desa melalui penguatan peran masyarakat, pengembangan TPS3R, bank sampah, edukasi lingkungan, serta penerapan konsep ekonomi sirkular.

“Kami ingin membangun komitmen untuk terus menjadi mitra kolaboratif dalam membangun gerakan lingkungan yang partisipatif, inovatif, dan berkelanjutan. Melalui semangat gotong royong dan kepedulian bersama, kami berharap Kabupaten Kuningan menjadi daerah yang semakin bersih, hijau, dan tangguh menghadapi tantangan lingkungan di masa depan,” kata Arief.
Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hiayat mengapresiasi berbagai inisiatif yang telah dikembangkan di Kabupaten Kuningan. Menurutnya, pengelolaan sampah berbasis masyarakat sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam pengurangan sampah dari sumber dan pembangunan lingkungan yang berkelanjutan.
Menteri juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjawab berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks.
Audiensi tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat sinergi multipihak yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat lahirnya berbagai inovasi dalam pengelolaan sampah, pelestarian sumber daya alam, serta peningkatan kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Kuningan.
Turut hadir dalam audiensi tersebut aktivis lingkungan Ismah Winartono, Kepala Bidang Lingkungan Hidup, Kepala Desa Geresik, Kepala Desa Lengkong, Kepala Desa Cieurih, Kepala Desa Cikondang, serta sejumlah kepala daerah lainnya.(RI)
- Penulis: admin



